TIGA WARGA SIPIL MENINGGAL DUNIA AKIBAT SERANGAN KELompok Bersenjata DI KAMPUNG LAMERA, DISTRIK YUGUMOAK

TIGA WARGA SIPIL MENINGGAL DUNIA AKIBAT SERANGAN KELompok Bersenjata DI KAMPUNG LAMERA, DISTRIK YUGUMOAK
banner 120x600

Papua Tengah, 21 JUNI 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Aksi kekerasan bersenjata kembali terjadi di wilayah rawan konflik di Papua. Sekelompok orang bersenjata yang diduga kuat merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Kalenak Murib, dilaporkan telah melakukan penyerangan bersenjata terhadap warga sipil di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.

crossorigin="anonymous">

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan tiga orang warga sipil kehilangan nyawa secara mengenaskan akibat luka tembak yang diderita. Ketiga korban diketahui bernama:

  • Minanggen Wijangge
  • Patiago Tabuni
  • Oriup Murib

Ketiganya diduga menjadi target penyerangan tanpa alasan yang jelas. Aparat gabungan TNI-Polri yang diterjunkan ke lokasi mengonfirmasi bahwa para korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka proyektil senjata api di beberapa bagian tubuh.

Motif Belum Terungkap, Situasi Keamanan Masih Diperketat

Pihak aparat keamanan dari Polres Puncak dan Satgas Damai Cartenz saat ini masih melakukan penyisiran wilayah sekitar lokasi kejadian guna memburu pelaku serta memastikan kondisi keamanan warga sekitar.

Kapolres Puncak melalui pernyataan resminya menyampaikan bahwa penyerangan ini merupakan bagian dari serangkaian teror bersenjata yang dilakukan kelompok separatis yang juga dikenal sebagai bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Kami telah mengidentifikasi pelaku yang merupakan bagian dari kelompok bersenjata di bawah komando Kalenak Murib. Operasi pengejaran dan pengamanan sedang berlangsung,” ujar perwira senior di lapangan.

Tindakan Teror Terhadap Warga Sipil

Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap masyarakat sipil di wilayah konflik Papua. Ketiga korban disebut tidak memiliki keterkaitan dengan aparat keamanan maupun instansi pemerintah, dan diduga dibunuh secara acak sebagai bagian dari intimidasi kelompok bersenjata terhadap penduduk lokal.

Tim medis telah mengevakuasi jenazah korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk proses identifikasi lanjutan dan serah terima kepada pihak keluarga.

Imbauan untuk Tetap Waspada

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan menghimbau seluruh masyarakat di Distrik Yugumoak dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas malam hari, serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di wilayah mereka.

“Kami turut berduka atas jatuhnya korban jiwa dari warga sipil. Negara tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku kekerasan bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat,” tegas pernyataan resmi aparat.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0