Malang, 19 Juni 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS
Insiden tragis terjadi di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Kebalen Wetan I, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Kamis (19/6/2025). Sebuah kendaraan jenis minibus Isuzu Elf bernomor polisi M 7576 UA dilaporkan hilang kendali dan menerobos area permukiman warga, hingga menyebabkan seorang perempuan lanjut usia berinisial M (55), atas nama Mariati, tewas di lokasi kejadian akibat tertabrak.
Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga sekitar, lantaran minibus yang seharusnya hanya melintasi jalan utama justru masuk ke lingkungan padat rumah penduduk.
BANIT GAKKUM POLRESTA MALANG: MOBIL ANGKUT CABAI SEBERAT 1 TON
Keterangan resmi disampaikan oleh Banit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota, Bripda Bahtiar, yang mengungkap bahwa kendaraan naas tersebut berasal dari Pulau Madura dan mengangkut hasil pertanian berupa cabai merah dengan total muatan mencapai 1.000 kilogram (1 ton). Mobil itu diketahui hendak mengantarkan muatan cabai ke sebuah gudang yang berada di ujung gang lokasi kejadian.
“Minibus tersebut mengangkut cabai dari Madura ke Kota Malang, tujuan akhir adalah sebuah gudang distribusi di ujung gang. Namun pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan saat memasuki area sempit dan menabrak korban,” jelas Bripda Bahtiar.
PENYELIDIKAN POLISI BERLANJUT — FAKTOR KELALAIAN SEDANG DIKAJI
Hingga berita ini diterbitkan, petugas Satlantas Polresta Malang Kota masih melakukan penyelidikan menyeluruh di lokasi kejadian, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV warga, keterangan saksi mata, dan kondisi fisik kendaraan. Dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi dalam memperhitungkan dimensi kendaraan saat memasuki kawasan sempit dan padat penduduk.
“Kami sedang mendalami apakah terdapat faktor rem blong, muatan berlebih, atau ketidaksesuaian jalur distribusi barang. Sopir juga akan dimintai keterangan lanjutan,” tambah Bripda Bahtiar.
KORBAN DIIDENTIFIKASI SEBAGAI WARGA SETEMPAT
Korban, Mariati (55 tahun), diketahui merupakan warga asli Jalan Kebalen Wetan I dan tengah berada di depan rumah saat kejadian berlangsung. Jenazah telah dievakuasi ke RSUD dr. Saiful Anwar Kota Malang untuk dilakukan visum et repertum.
Warga sekitar berharap adanya evaluasi jalur distribusi barang yang melintasi gang sempit permukiman serta pemasangan rambu larangan masuk kendaraan berat agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
[RED]













