Sleman, DIY, 11 JUNI 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Aparat kepolisian tengah menangani kasus tragis yang terjadi di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seorang pria berinisial Apriyanto (48) diduga kuat telah menghilangkan nyawa ibu kandungnya sendiri, SM (76), setelah mengalami tekanan mental akibat merawat ibunya secara tunggal selama bertahun-tahun.(30/1/25)
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang dihimpun oleh pihak berwajib, diketahui bahwa Apriyanto merupakan anak bungsu dari korban. Ia disebut selama ini menanggung beban perawatan sang ibu seorang diri, tanpa dukungan tenaga fisik maupun bantuan keuangan dari saudara-saudaranya yang lain.
Lebih memilukan, Apriyanto bahkan rela menunda pernikahan hingga usia kepala empat demi mengabdikan diri untuk merawat ibunda tercinta yang mengalami gangguan kesehatan seiring bertambahnya usia. Namun, beban psikis yang berkepanjangan dan tanpa dukungan sosial membuat pelaku mengalami gangguan kejiwaan hingga berujung pada tindakan fatal.
Pada puncak tekanan emosional yang dialaminya, pelaku diduga melakukan penganiayaan fisik terhadap ibunya yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Insiden ini segera ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Sleman dan pelaku kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman terhadap motif dan kondisi kejiwaan pelaku, serta menggali keterangan dari para saksi dan kerabat untuk mengetahui secara menyeluruh dinamika yang terjadi dalam keluarga tersebut sebelum peristiwa tragis ini terjadi.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap beban pengasuhan dalam keluarga, terutama bagi individu yang merawat lansia tanpa dukungan sosial dan psikologis yang memadai.
Penyelidikan masih terus berlangsung, dan pelaku akan dijerat pasal pembunuhan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku.
[RED]













