Bekasi, 20 Juni 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Pemerintah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menginisiasi program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan melalui kegiatan pembekalan intensif terhadap para kader posyandu. Kegiatan berlangsung di Vida Arena Bekasi, Kamis (19/6/2025), dan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh wilayah RW/RT Desa Burangkeng.
Dalam pelatihan ini, sebanyak 25 unit keterampilan inti disampaikan sebagai standar kompetensi yang wajib dimiliki kader dalam menjalankan tugasnya sebagai penggerak layanan kesehatan dasar berbasis masyarakat.
Peran Strategis Kader Posyandu dalam Mewujudkan Desa Sehat
Kepala Desa Burangkeng, Nemin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis desa. Ia menyebut para kader posyandu sebagai garda terdepan dalam penyuluhan dan pendampingan masyarakat, terutama dalam hal promosi kesehatan preventif dan edukatif.
“Para kader adalah tulang punggung kesehatan masyarakat di tingkat paling bawah. Mereka tidak hanya memberikan layanan, tapi juga mendidik warga agar memahami pentingnya hidup bersih dan sehat,” ujar Nemin saat membuka acara.
Nemin juga menegaskan bahwa kader posyandu memiliki peran signifikan dalam menyebarluaskan informasi dan mengedukasi masyarakat terkait perilaku hidup bersih, termasuk mendukung implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang kebersihan dan pengelolaan sampah rumah tangga.
Kolaborasi dengan Tenaga Medis dan Standarisasi Sertifikasi Nasional
Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Puskesmas Setu 1, yang menurunkan tenaga medis profesional sebagai narasumber teknis. Kepala Puskesmas, Yeye Supriatni, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menyiapkan kader posyandu bersertifikat nasional.
“Setelah mengikuti rangkaian pelatihan, seluruh peserta akan menerima sertifikat kelulusan dan PIN resmi sebagai bukti pencapaian atas 25 kompetensi dasar. Data mereka juga akan masuk dalam database nasional kader posyandu, sehingga bisa ditindaklanjuti untuk program lanjutan,” jelas Yeye.
Materi Pelatihan Komprehensif dan Terstandar
Modul pelatihan yang diberikan mencakup berbagai topik penting seperti:
- Manajemen dan administrasi posyandu
- Pelayanan kesehatan ibu hamil dan anak usia dini
- Deteksi dan penanganan kasus gizi buruk
- Pemantauan tumbuh kembang balita
- Pelayanan kesehatan lanjut usia dan remaja
- Pengenalan penyakit menular dan tidak menular
Setiap peserta juga mendapatkan sesi praktik lapangan serta evaluasi kompetensi secara langsung oleh instruktur medis bersertifikat.
Desa Lain Didorong Replikasi Program Peningkatan SDM Posyandu
Program ini diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain, baik di lingkup Kecamatan Setu maupun secara lebih luas di wilayah Kabupaten Bekasi. Menurut Kepala Desa, pemberdayaan kader posyandu yang profesional dan kompeten merupakan salah satu kunci sukses Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga (PIS-PK).
[RED]













