Melawi, Kalimantan Barat , 19 Juni 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS
Dokumen resmi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang dirilis oleh PT PLN (Persero) untuk periode 2025–2034 mengungkapkan keberadaan cadangan bahan bakar nuklir alami berupa uranium dan thorium dalam jumlah yang sangat menjanjikan di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat.
Berdasarkan informasi teknis dari Atlas Geologi Sumber Daya Mineral dan Energi, wilayah tersebut mengandung potensi deposit mencapai sekitar 24.112 ton, menjadikannya sebagai salah satu kawasan strategis nasional untuk pengembangan energi nuklir ke depan.
PLTN INDONESIA SIAP MASUK FASE KONSTRUKSI TAHUN 2027
Potensi ini memberikan dukungan fundamental terhadap proyek jangka panjang pemerintah untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai bagian dari transisi energi bersih dan penguatan ketahanan energi nasional. Berdasarkan perencanaan PLN, pembangunan fisik PLTN dijadwalkan dimulai pada tahun 2027, dengan estimasi operasional komersial antara tahun 2032 hingga 2035.
Pengembangan infrastruktur nuklir ini menjadi langkah monumental dalam diversifikasi sumber energi listrik, guna mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, sekaligus memenuhi target emisi karbon rendah.
PENGEMBANGAN TIDAK SERTA MERTA: BUTUH STUDI KELAYAKAN DAN PENGAWASAN KETAT
Meski prospek pemanfaatan uranium dan thorium di Melawi cukup besar, realisasi proyek ini masih memerlukan serangkaian tahapan penting. Termasuk di dalamnya adalah:
- Studi kelayakan teknis dan ekonomi secara menyeluruh,
- Penilaian dampak lingkungan dan sosial,
- Persetujuan dari berbagai lembaga pengatur nasional, serta
- Kepatuhan penuh terhadap standar keselamatan dan perlindungan radiasi dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah pengelolaan limbah radioaktif. Proses ini wajib memenuhi protokol ketat yang mencakup sistem penyimpanan jangka panjang, pengawasan berkelanjutan, serta perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
[RED]













