google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0

AWP APRESIASI TEGAS KAPOLSEK PAMANUKAN, BERANTAS TRAMADOL & EXIMER DEMI SELAMATKAN GENERASI MUDA.

banner 120x600

Subang, 5 April 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Komitmen tegas dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polsek Pamanukan mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Wakil Ketua DPP Aliansi Wartawan Pantura (AWP), M. Tohir, yang juga menjabat sebagai Ka-Biro Subang Pantura Media Reskrimpolda News.

crossorigin="anonymous">

Kapolsek Pamanukan, AKP Udin Awaludin, S.H., CHRA, sebelumnya menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada seluruh anggotanya apabila ditemukan adanya pembiaran terhadap peredaran obat-obatan jenis tramadol dan exsimer.

“Saya selaku Wakil Ketua DPP AWP sekaligus Ka-Biro Subang Pantura Media Reskrimpolda News, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolsek Pamanukan atas komitmennya dalam memberantas peredaran tramadol dan exsimer.

Ini langkah penting untuk menyelamatkan masa depan generasi muda, dan harus ditegakkan sesuai aturan serta sanksi hukum yang berlaku,” tegas M. Tohir.

Peredaran obat keras tanpa izin seperti tramadol dan exsimer merupakan pelanggaran hukum serius. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, pelaku dapat dikenakan pidana penjara hingga 10–15 tahun serta denda maksimal Rp1 hingga Rp1,5 miliar. Hal ini juga diperkuat dalam UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mewajibkan distribusi obat keras hanya melalui resep dokter dan jalur resmi.

Selain fokus pada pemberantasan obat-obatan terlarang, selama menjabat, AKP Udin Awaludin juga telah menunjukkan kinerja nyata dalam menjaga keamanan wilayah, di antaranya pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta penanganan tawuran pelajar, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pamanukan semakin kondusif.

Dengan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat, termasuk insan pers, diharapkan upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan demi menjaga masa depan generasi bangsa.

[RED – TH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0