Jakarta, 2 April 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan akibat serangan militer Israel.
Dalam pernyataannya, Muzani mengecam tindakan keras kekerasan yang menghina personel TNI tersebut. Ia menilai kejadian tersebut sebagai aksi brutal yang tidak dapat dibenarkan dan mendesak adanya tanggung jawab secara internasional.
“MPR RI mengutuk keras serangan terhadap prajurit TNI yang sedang menjalankan tugas mulia sebagai pasukan perdamaian dunia,” ujar Muzani.
Lebih lanjut, ia meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengadakan sidang serta melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan keadilan serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Selain itu, pimpinan MPR RI juga merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan evaluasi terhadap penempatan pasukan perdamaian di wilayah konflik, khususnya di daerah yang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan personel.
“Keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama. Pemerintah perlu mempertimbangkan penarikan pasukan dari wilayah yang membahayakan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan dalam upaya menjaga keamanan personel TNI yang bertugas di luar negeri, sekaligus menekankan pentingnya perlindungan maksimal bagi pasukan perdamaian Indonesia di tengah dinamika konflik global.
[RED]













