google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pesawat Pengangkut 17 Juta Lembar Uang Tunai Jatuh di Bandara El Alto Bolivia, 24 Orang Tewas, Warga Sempat Berebut Uang Berserakan

banner 120x600

BOLIVIA, 7 Maret 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Sebuah pesawat angkut militer jenis Lockheed C-130 Hercules dilaporkan mengalami kecelakaan setelah terjadi kecelakaan di Bandara Internasional El Alto, Bolivia . Insiden tragedi tersebut menyebabkan 24 orang meninggal dan memicu ketakutan warga yang sempat memunguti uang kertas yang berserakan di lokasi kejadian.

crossorigin="anonymous">

Pesawat tersebut diketahui terbang dari Santa Cruz de la Sierra dengan membawa muatan logistik khusus berupa sekitar 17,1 juta lembar uang kertas milik Bank Sentral Bolivia . Total nilai uang yang diangkut mencapai 423 juta boliviano atau setara dengan sekitar Rp1 triliun .

Menurut laporan awal otoritas setempat, kecelakaan terjadi tak lama setelah pesawat melakukan anomali di bandara yang terletak di dataran tinggi tersebut. Benturan keras menyebabkan pesawat mengalami kerusakan serius dan muatan uang kertas yang berada di dalamnya tercecer di sekitar lokasi kejadian.

Situasi sempat menjadi tidak terkendali ketika sejumlah warga yang mengetahui peristiwa tersebut mendatangi lokasi dan mengambil uang yang berserakan di area sekitar pesawat.

Petugas keamanan kemudian dikerahkan untuk mengamankan lokasi kecelakaan. Aparat kepolisian bahkan terpaksa membubarkan kemacetan warga menggunakan gas air mata guna mencegah situasi semakin tidak terkendali serta menjaga proses evakuasi korban.

Menangapi kejadian tersebut, Pemerintah Bolivia melalui Bank Sentral segera mengambil langkah cepat dengan membatalkan seluruh uang kertas yang berada dalam pengiriman tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Bank Sentral Bolivia menyatakan bahwa seluruh uang dari seri yang diangkut dalam penerbangan tersebut dinyatakan tidak lagi memiliki nilai hukum .

Dengan keputusan tersebut, uang yang berserakan maupun yang sempat diambil oleh warga tidak dapat lagi digunakan sebagai alat transaksi yang sah dalam sistem keuangan negara.

Kebijakan pembatalan ini dilakukan untuk mencegah potensi enkripsi uang yang hilang atau tidak dapat dipertanggungjawabkan , sekaligus menjaga stabilitas sistem moneter Bolivia.

Hingga saat ini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan pesawat Hercules tersebut, termasuk kemungkinan faktor teknis, kesalahan operasional, serta kondisi cuaca saat kejadian terjadi.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0