GOWA, 28 Desember 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan secara resmi melantik dan mengambil sumpah 154 Bintara Polri Angkatan ke-53 lulusan Tahun 2025 dalam sebuah upacara khidmat yang diadakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulsel .
Upacara pelantikan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan pembentukan Bintara Polri yang telah dicapai para siswa selama masa pendidikan. Pelantikan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan , sebagai simbol pengukuhan para lulusan menjadi anggota Polri yang siap mengemban tugas dan tanggung jawab di tengah masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian sebagai insan Bhayangkara . Para Bintara yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, humanis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya .
Kapolda juga menekankan pentingnya kesiapan mental, fisik, dan moral dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Para lulusan diminta untuk senantiasa meningkatkan kompetensi, menjaga disiplin, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang adil dan berkeadilan.
Sebanyak 154 Bintara Angkatan 53 tersebut merupakan hasil seleksi dan pendidikan yang dilaksanakan secara ketat, transparan, dan akuntabel. Mereka selanjutnya akan ditempatkan di berbagai satuan kerja sesuai dengan kebutuhan organisasi guna memperkuat pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum masyarakat, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh pejabat utama Polda Sulsel, para instruktur dan tenaga pendidik SPN, serta keluarga para Bintara yang dilantik. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat.
Dengan bertambahnya personel baru nasional tersebut, Polda Sulawesi Selatan berharap kinerja kepolisian semakin optimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
[RED]













