google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kebakaran Besar Landa Rusunami Hung Fuk Court Hong Kong: 36 Tewas, 29 Luka, Ratusan Belum Ditemukan

banner 120x600

HONG KONG, 27 November 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Kebakaran dahsyat melanda kompleks rumah susun milik pemerintah (rusunami) Hung Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, pada Rabu (26/11/2025). Api mulai berkobar sekitar pukul 15.00 WITA dan baru berhasil dikendalikan menjelang Kamis dini hari, setelah operasi penyelamatan dan pemadaman besar-besaran dilakukan.

crossorigin="anonymous">

7 dari 8 Gedung Terbakar

Kebakaran ini menjalar cepat dan menghanguskan 7 dari total 8 blok bangunan. Upaya pemadaman dan evakuasi menjadi sangat sulit akibat seluruh gedung yang sedang dalam proses renovasi tertutup scaffolding bambu—material yang mudah terbakar dan membuat api merambat lebih cepat ke seluruh struktur bangunan.

Korban Jiwa dan Dampak Bencana

Pemerintah Hong Kong menyatakan insiden ini sebagai kebakaran terbesar dalam 17 tahun terakhir.

Data resmi sementara:

  • 36 orang meninggal dunia,
  • 29 luka-luka,
  • 279 orang masih belum ditemukan atau belum berhasil dijangkau tim SAR.

Korban diduga banyak terjebak di unit-unit hunian yang akses jalurnya terhalang asap pekat, runtuhan material bambu, dan api yang merambat dari lantai ke lantai.

Operasi Penyelamatan Terbesar dalam Satu Dekade

Sekitar 800 petugas gabungan—terdiri dari pemadam kebakaran, paramedis, polisi, hingga tim SAR khusus—diterjunkan ke lokasi. Mereka bekerja bersamaan dengan dukungan 140 unit kendaraan, termasuk mobil pemadam, tangga udara, ambulans, dan mobil komando.

Petugas harus memotong sebagian besar scaffolding bambu untuk menciptakan jalur masuk ke unit-unit apartemen dan melakukan evakuasi.

Penyebab Masih Diselidiki

Hingga Kamis pagi, otoritas Hong Kong belum memastikan penyebab awal kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada percikan api dari area pekerjaan renovasi, namun investigasi mendalam masih berjalan untuk memastikan sumber kebakaran serta potensi adanya kelalaian kontraktor.

Situasi Terkini

Warga yang berhasil dievakuasi sementara ditempatkan di pusat penampungan darurat. Pemerintah juga menyiapkan bantuan medis, layanan psikologis, dan dukungan bagi keluarga korban yang masih mencari anggota keluarganya.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0