google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kejati Maluku Resmi Terima Mobil Tahanan Taktis Berbasis Toyota Hilux, Perkuat Sistem Pengamanan Berstandar Tinggi

banner 120x600

Ambon, 2 April 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku kini resmi memiliki kendaraan operasional baru berupa mobil penjaga berdesain taktis dengan tingkat keamanan tinggi. Kendaraan tersebut merupakan pengadaan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia guna mendukung optimalisasi kinerja institusi penegakan hukum di daerah.

crossorigin="anonymous">

Tahanan mobil tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, SH, MH, pada Kamis (26/3/2026), bertempat di halaman Kantor Kejati Maluku.

Kendaraan operasional ini mengusung dasar mesin Toyota Hilux yang dikenal tangguh dan andal, serta dilengkapi dengan sistem pengamanan yang lebih komprehensif. Dari sisi konstruksi, mobil ini dirancang dengan standar keamanan tinggi, terlihat dari pemasangan jeruji besi kokoh pada bagian kaca, baik di sisi depan maupun samping, guna meminimalisir risiko pengungsi tahanan.

Selain itu, bagian kap mesin juga diperkuat dengan pelindung baja (ram plate) yang berfungsi meningkatkan ketahanan kendaraan terhadap benturan serta memberikan perlindungan tambahan dalam situasi tertentu. Desain tersebut menjadikan tahanan mobil ini lebih aman, kuat, sekaligus modern dalam menunjang operasional pengawalan.

Dalam keterangannya, Kajati Maluku Rudy Irmawan menyampaikan apresiasi atas pengadaan kendaraan tersebut. Ia menilai bahwa desain penahan mobil ini tidak hanya menonjolkan aspek modernisasi, namun juga mencerminkan kesiapan pengamanan yang maksimal.

“Desain mobil tahanan ini bukan sekedar menunjukkan modernisasi, melainkan juga mencerminkan kesiapan pengamanan yang optimal dalam proses pengawalan tahanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kehadiran mobil tahanan baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana penegakan hukum, khususnya di wilayah Maluku. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan stabilitas keamanan dapat terus terjaga, baik bagi petugas maupun petugas selama proses perpindahan berlangsung.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0