Kolombia, 25 Maret 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Sebuah pesawat militer Kolombia jenis C-130 Hercules yang mengangkut 125 orang, terdiri dari prajurit dan awak pesawat, dilaporkan mengalami kecelakaan fatal sesaat setelah lepas landas. Insiden tragis ini mengakibatkan sedikitnya 66 korban jiwa serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan AFP pada Selasa (24/3/2025), pesawat tersebut jatuh tak lama setelah meninggalkan landasan di Puerto Leguizamo, sebuah wilayah strategis yang berada di perbatasan selatan Kolombia dengan Ekuador dan Peru. Lokasi jatuhnya pesawat berada di kawasan hutan lebat, dengan puing-puing yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dasar area tersebut.
Sumber militer yang dikutip AFP mengungkapkan bahwa dari total korban meninggal dunia, sebanyak 58 orang merupakan anggota militer, enam lainnya adalah personel angkatan udara, serta dua orang berasal dari kepolisian. Data ini merupakan pembaruan dari laporan sebelumnya yang sempat disampaikan oleh Sekretaris Pemerintah daerah, Carlos Claros.
Sebelumnya, Carlos Claros dalam wawancara dengan stasiun televisi RCN menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 33 orang. Namun, angka tersebut meningkat seiring berjalannya proses evakuasi dan penyelamatan korban oleh tim penyelamat yang bekerja di lokasi kejadian. Hingga kini, puluhan korban luka masih mendapatkan perawatan intensif, sementara proses evakuasi terus berlangsung di medan yang sulit dijangkau.
Di sisi lain, Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sánchez, menyatakan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan indikasi adanya serangan atau aksi dari kelompok kriminal bersenjata yang kerap beroperasi di wilayah tersebut.
Pihak berwenang terus mengerahkan sumber daya untuk mempercepat proses pencarian, komunikasi, serta investigasi guna mengungkap faktor penyebab pasti kecelakaan yang menambah daftar panjang tragedi penerbangan militer di wilayah tersebut.
[RED]













