google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Harga BBM Asia Tenggara Melonjak, Indonesia Masih Stabil di Tengah Tekanan Global

banner 120x600

Jakarta, 25 Maret 2026 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara mengalami pergerakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, seiring dengan kenaikan harga minyak dunia. Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan biaya energi di berbagai negara tetangga Indonesia.

crossorigin="anonymous">

Berdasarkan data yang beredar, Vietnam mencatat kenaikan harga BBM dari sekitar Rp12.700 menjadi Rp19.100 per liter. Laos bahkan mengalami performa tertinggi, dari Rp22.700 menjadi Rp30.200 per liter. Sementara itu, Kamboja juga mengalami kenaikan dari Rp18.800 menjadi Rp22.400 per liter.

Di sisi lain, Singapura sebagai negara dengan kategori harga premium mencatat harga BBM mencapai Rp40.000 per liter dari sebelumnya Rp35.000. Thailand juga mengalami kenaikan besar, dengan harga naik dari Rp16.500 menjadi Rp24.000 per liter.

Berbeda dengan negara-negara tersebut, Indonesia tercatat masih mampu menjaga stabilitas harga BBM di kisaran Rp12.500 per liter. Stabilitas ini menjadi perhatian di tengah tekanan global akibat fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Namun demikian, terdapat sejumlah catatan penting yang perlu diwaspadai. Setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar 1 dolar Amerika Serikat berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bahkan, Indonesia diperkirakan dapat menghadapi potensi defisit hingga Rp5 triliun apabila tren kenaikan terus berlanjut.

Pemerintah diharapkan terus melakukan langkah antisipatif dan strategi guna menjaga stabilitas harga energi domestik, sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0