Cheonan, Korea Selatan, 17 November 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS
Kebakaran hebat melanda logistik E-Land Fashion di Kota Cheonan pada Jumat, 15 November 2025, sekitar pukul 06.10 waktu setempat. Gudang raksasa tersebut dibakar dalam waktu singkat karena diisi bahan tekstil yang mudah terbakar. Otoritas pemadam kebakaran dikerahkan dalam jumlah besar, dengan lebih dari 200 personel bekerja tanpa henti untuk menjinakkan kobaran api yang bertahan hampir 10 jam .
Beruntung, otoritas Korea Selatan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
11 Juta Produk Fashion Ludes
Pusat logistik yang diketahui terbakar menyimpan lebih dari 11 juta unit pakaian, sepatu, dan aksesori dari berbagai merek ternama dalam naungan E-Land Group , antara lain:
- SPAO
- Siapa.AU
- Berburu
- Roem
Laporan media Korea menyebutkan bahwa sebagian besar barang fashion yang tersimpan di fasilitas itu pasti hangus terbakar , meskipun nilai kerugian belum dapat ditentukan secara resmi. Kepulan asap tebal merangkum area industri Cheonan, sementara tingginya jumlah material tekstil menyebabkan api cepat menjalar hingga membuat struktur bangunan sulit dipadamkan.
Damkar Kerja Ekstra Tantangan Material Mudah Terbakar
Sumber dari dinas pemadam kebakaran Cheonan menjelaskan bahwa proses pemadaman berlangsung lebih lama dari prediksi karena:
- Gudang penuh bahan tekstil yang mudah menyala
- Struktur internal bangunan cepat runtuh
- Kepadatan logistik menghambat mobilitas petugas
Hal ini memaksa pemadaman api melakukan pendinginan lanjutan selama berjam-jam untuk memastikan tidak terjadi kebakaran ulang.
Potensi Dampak Global Gangguan Distribusi E-Land
Sebagai salah satu hub distribusi internasional E-Land, kebakaran ini berpotensi memicu gangguan rantai pasok ke berbagai negara, termasuk kawasan Asia Tenggara . Dengan jutaan produk musnah dan stok cadangan minimal, pengiriman ke luar negeri diperkirakan akan mengalami penundaan yang signifikan.
Selain kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta dolar, sejumlah:
- Mitra bisnis,
- Distributor regional, dan
- Pengecer internasional
prediksi terdampak akibat berhentinya alur distribusi produk E-Land pascakejadian tersebut.
Otoritas Korea Selatan masih melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber awal api serta memastikan tidak ada pelanggaran standar keselamatan dalam pengelolaan fasilitas logistik tersebut.
[RED]













