PRESIDEN TERPILIH PRABOWO SUBIANTO TEGASKAN: KORUPSI MASIH JADI MOMOK UTAMA, HARUS DIBASMI DENGAN KEBERANIAN RAKYAT

Prabowo: Rakyat Adalah Mata Bangsa, Tapi Di Mana Tindakan Tegas Negara?
banner 120x600

JAKARTA, 6 JUNI 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS

Presiden terpilih Letjen (Purn) Prabowo Subianto kembali menyoroti ancaman laten korupsi yang masih membelit sistem pemerintahan dan birokrasi di Indonesia. Dalam pernyataan tegas yang disampaikan saat menghadiri sebuah forum strategis nasional di Jakarta, Selasa (4/6/2025), Prabowo menyampaikan keprihatinan mendalam atas masih maraknya penyalahgunaan kekuasaan oleh oknum tak bertanggung jawab.

crossorigin="anonymous">

“Kita harus berani mengakui dengan jujur, praktik korupsi masih menjamur di negeri ini. Ini adalah penyakit kronis yang sudah lama menggerogoti bangsa dan belum juga tuntas sampai hari ini,” tegas Prabowo di hadapan para pejabat, tokoh masyarakat, dan akademisi yang hadir dalam acara tersebut.

Prabowo menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan institusi penegak hukum seperti KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian, melainkan juga membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh elemen masyarakat.

“Jangan diam. Jangan takut. Bila menemukan indikasi korupsi atau penyimpangan anggaran, segera laporkan. Tanpa partisipasi rakyat, mustahil kita bisa membersihkan sistem dari para pelaku korup yang merusak tatanan negara,” ucap mantan Menteri Pertahanan itu dengan nada serius.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa dalam masa pemerintahannya mendatang, ia akan memprioritaskan penguatan sistem pengawasan internal, serta mendorong percepatan transformasi digital pada layanan publik, sebagai langkah konkret untuk menutup celah-celah terjadinya penyimpangan anggaran dan suap menyuap.

“Kami akan bangun sistem yang kokoh. Pengawasan digital, efisiensi layanan, dan keterbukaan informasi akan jadi pilar utama. Siapa pun yang terlibat korupsi, akan kami tindak tegas tanpa pandang bulu. Tak ada kompromi,” ujar Prabowo.

Pernyataan tegas tersebut langsung menyita perhatian publik, mengingat praktik korupsi masih menjadi salah satu keluhan terbesar masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik dan integritas pejabat negara.

Prabowo menutup pernyataannya dengan optimisme, bahwa semangat gotong royong dan kepedulian bersama dari seluruh rakyat Indonesia adalah kunci utama menuju pemerintahan yang bersih, jujur, dan akuntabel.

“Kalau kita bersatu, saling jaga dan saling awasi, saya yakin masa depan Indonesia akan jauh lebih baik. Kita bisa wujudkan pemerintahan yang benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0