Bandung, 30 Mei 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan wacana kebijakan baru terkait jadwal kegiatan belajar-mengajar di seluruh wilayah provinsinya. Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Kamis (29/5), Dedi meminta agar sekolah-sekolah di Jawa Barat menerapkan sistem lima hari belajar, yakni hanya berlangsung dari Senin hingga Jumat, dengan hari Sabtu sepenuhnya dijadikan hari libur.
“Saya akan mengajak para kepala daerah, bupati, dan wali kota, supaya hari belajarnya cukup sampai Jumat, Sabtu libur,” tegas Dedi dalam pernyataannya.
Menurut Dedi, saat ini sebagian besar sekolah tingkat SMA di Jawa Barat memang sudah mengadopsi sistem lima hari belajar. Namun, di jenjang SMP, masih banyak sekolah yang tetap mengadakan kegiatan belajar hingga hari Sabtu. Dedi menilai perlu adanya penyeragaman jadwal di seluruh tingkat pendidikan agar tidak terjadi ketimpangan kebijakan antarjenjang.
“Penyeragaman jadwal sekolah ini penting, supaya semua siswa di Jawa Barat punya pola kegiatan yang seragam. Bukan hanya soal beban belajar, tapi juga supaya mereka punya waktu lebih untuk kegiatan keluarga, sosial, maupun pengembangan diri di luar sekolah,” jelas Dedi.
Dedi berharap para pemimpin daerah, baik di tingkat kabupaten maupun kota, dapat menyetujui dan mendukung usulan tersebut. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat dan seimbang, di mana kesejahteraan siswa dan tenaga pendidik ikut diperhatikan.
Pemerhati pendidikan menyambut baik gagasan tersebut, dengan catatan perlu dilakukan kajian lebih mendalam terkait kesiapan sekolah dalam mengatur ulang kurikulum, distribusi jam pelajaran, dan muatan materi supaya tidak ada yang dikorbankan akibat pengurangan hari belajar.
[RED]













