google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0

KPK Bongkar Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker, Puluhan Kendaraan Mewah Disita Jadi Barang Bukti

KPK Bongkar Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker, Puluhan Kendaraan Mewah Disita Jadi Barang Bukti
banner 120x600

Jakarta, 27 Mei 2025 — RESKRIMPOLDA.NEWS

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan langkah tegas dalam penanganan perkara dugaan pemerasan terkait penempatan dan pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Dalam perkembangan terbaru, KPK telah menyita total 11 unit kendaraan roda empat serta 2 unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

crossorigin="anonymous">

Kendaraan-kendaraan ini kemudian secara resmi dipindahkan ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK sebagai barang bukti.

Detail Kendaraan yang Disita
Berikut daftar lengkap kendaraan yang kini berada dalam penguasaan KPK:
Mobil-mobil mewah:

  • BMW Type Z3 (Merah)
  • BMW Type 3201 (Putih)
  • Honda Civic (Abu-abu)
  • Wuling Air EV (Pink)
  • Wuling Air EV (Putih)
  • Honda Brio (Merah)
  • Honda HR-V (Hitam)
  • Mitsubishi Xpander (Hitam)
  • Toyota Innova (Hitam)
  • Mitsubishi Pajero Dakar (Hitam)
  • Honda WR-V (Abu-abu)

Sepeda motor:

  • Vespa Primavera (Biru)
  • Honda ADV (Putih)

Menurut sumber internal KPK, seluruh kendaraan tersebut disita karena diduga kuat diperoleh dari hasil tindak pidana pemerasan dan penyalahgunaan kewenangan di lingkup Kemnaker yang berkaitan dengan pengurusan izin dan pemanfaatan tenaga kerja asing di Indonesia.

Latar Belakang Kasus
Kasus ini mencuat setelah laporan masyarakat masuk ke KPK mengenai adanya pungutan liar dan pemerasan yang diduga melibatkan oknum pejabat Kemnaker dalam proses pengurusan izin kerja TKA. Tim penyidik KPK kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berlanjut ke tahap penyitaan sejumlah aset yang dinilai tidak sebanding dengan profil kekayaan pihak-pihak yang diperiksa.

Pemeriksaan Saksi Intensif
Pekan lalu, sejumlah saksi kunci telah diperiksa di Gedung Merah Putih, termasuk pejabat internal Kemnaker serta pihak swasta yang selama ini terlibat dalam urusan penempatan TKA. Salah satu poin penting dalam pemeriksaan adalah pelacakan aliran dana hasil dugaan pemerasan yang diduga digunakan untuk membeli kendaraan-kendaraan mewah yang kini telah disita.

Langkah Hukum Lanjutan
Juru bicara KPK menyampaikan bahwa penyitaan ini merupakan bagian dari upaya penyelamatan aset negara sekaligus penguatan pembuktian dalam rangka proses hukum lebih lanjut. KPK memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku, termasuk memeriksa kepemilikan sah atas kendaraan dan asal-usul dana pembelian.

“Kami akan terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi ini, termasuk menelusuri apakah ada aset-aset lain yang terkait. Prinsipnya, tidak akan ada aset hasil korupsi yang dibiarkan lolos,” tegas juru bicara KPK.

Kasus dugaan pemerasan terhadap TKA ini menjadi salah satu sorotan publik karena menyangkut kredibilitas lembaga negara dalam pengawasan tenaga kerja asing, sektor yang selama ini banyak menuai kontroversi. KPK berkomitmen untuk membuka seterang-terangnya fakta yang ada dan memastikan para pelaku yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

[RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0