google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PRESIDEN PRABOWO TUGASKAN BIMO WIJAYANTO PIMPIN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK, DIHARAPKAN REFORMASI FISKAL MAKIN KUAT

PRESIDEN PRABOWO TUGASKAN BIMO WIJAYANTO PIMPIN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK, DIHARAPKAN REFORMASI FISKAL MAKIN KUAT
banner 120x600

JAKARTA, 20 Mei 2025 – RESKRIMPOLDA.NEWS


Pemerintah Republik Indonesia kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat pilar penerimaan negara. Bimo Wijayanto secara resmi telah ditetapkan sebagai calon Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia, dan saat ini tengah menanti pelantikan resmi oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

crossorigin="anonymous">

Penunjukan Bimo sebagai Dirjen Pajak diumumkan usai dirinya bersama Letjen TNI Djaka Budi Utama — Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) — menghadiri pertemuan khusus dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (20/5/2025).

Arahan Presiden: Pajak yang Transparan, Netral, dan Berintegritas
Dalam audiensi tersebut, Presiden Prabowo secara tegas menyampaikan garis besar kebijakan fiskal yang akan menjadi fokus pemerintahan ke depan. Presiden menekankan bahwa Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi lembaga yang transparan, berintegritas tinggi, dan bebas dari intervensi kepentingan, guna menjamin optimalisasi penerimaan negara serta keberlangsungan program-program pembangunan nasional.

“Reformasi sistem perpajakan adalah fondasi untuk memperkuat kemandirian fiskal nasional. Dirjen Pajak yang baru harus mampu mengawal proses ini dengan kepemimpinan yang kredibel dan profesional,” demikian pengarahan Presiden sebagaimana dikutip dari sumber internal.

Mandat Tegas dan Komitmen Pribadi
Menanggapi kepercayaan tersebut, Bimo Wijayanto menyatakan dirinya siap mengemban tanggung jawab besar tersebut dan berkomitmen untuk bergabung secara penuh dengan Kementerian Keuangan RI, sesuai dengan arahan langsung dari Menteri Sri Mulyani. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas sebagai Dirjen Pajak akan ia jalankan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan akuntabilitas.

“Saya menerima mandat ini dengan penuh kesungguhan. Reformasi perpajakan yang sedang berjalan perlu dipercepat, dan saya siap mendukung sepenuhnya arah kebijakan fiskal nasional,” ujar Bimo.

Jadwal Pelantikan Masih Menunggu Arahan Resmi
Meski penetapan telah dilakukan, jadwal pelantikan resmi Bimo Wijayanto sebagai Dirjen Pajak masih menunggu penjadwalan dan arahan langsung dari Menteri Keuangan. Diperkirakan, pelantikan akan dilangsungkan dalam waktu dekat bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat eselon I lainnya.

Harapan Perubahan Positif
Dengan pengalaman panjang Bimo di bidang kebijakan publik, perencanaan strategis, dan reformasi birokrasi, penunjukan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan yang signifikan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Pemerintah mengharapkan kehadiran Bimo dapat membawa angin segar dalam penataan sistem perpajakan nasional, mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak, dan menutup celah kebocoran penerimaan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8758608579724912, DIRECT, f08c47fec0942fa0