Reskrimpolda.news – Jakarta, 9 April 2025 – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil langkah drastis menyikapi gagapnya layanan transaksi Bank DKI dalam sepekan terakhir. Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono, resmi dibebastugaskan setelah sistem perbankan bermasalah hingga nasabah gagal transfer dan bayar QRIS via JakOne Mobile.
“Saya perintahkan pemecatan direktur IT-nya hari ini. Ini sudah keterlaluan dan pasti ada keterlibatan orang dalam,” tegas Pramono dalam rapat darurat, dikutip dari akun Instagram @pramonoanungw. Ia juga melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri dan melarang seluruh jajaran Pemprov DKI menghalangi penyidikan. “Ini demi menjaga kepercayaan publik. Jangan ada yang berani intervensi!” tambahnya.
Gangguan bermula sejak 29 Maret lalu saat sistem keamanan internal Bank DKI otomatis aktifkan maintenance mode. Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menyebut langkah ini sebagai antisipasi preventif. “Ini bagian dari kontrol internal untuk jaga integritas sistem,” jelas Agus dalam konferensi pers.
Meski transaksi via ATM di 750 titik sudah pulih, layanan digital belum sepenuhnya normal. Pramono menegaskan, pemecatan dan laporan ke Bareskrim adalah bentuk pertanggungjawaban negara. “Publik tidak boleh jadi korban kelalaian,” tandasnya.
Nasabah kini menunggu janji pemulihan total sambil berharap skandal ini tak sekadar reset jabatan, tapi juga reset sistem yang lebih transparan.
(Red)













