Reskrimpolda.news – Cirebon, 06 April 2025 – PT Yihong Novatex Indonesia, perusahaan tekstil yang beroperasi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengambil keputusan pahit untuk menutup operasionalnya dan memberhentikan seluruh 1.126 pekerja. Penutupan ini terjadi setelah aksi mogok kerja yang berlangsung selama empat hari, di mana pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja dan pembayaran yang lebih baik.
Manajemen perusahaan mengungkapkan bahwa mogok kerja menyebabkan keterlambatan pengiriman barang, yang pada gilirannya membuat para buyer membatalkan pesanan. Situasi ini menimbulkan kerugian yang signifikan bagi perusahaan dan mengakibatkan hilangnya pemasukan yang krusial.
Perusahaan asal Tiongkok ini baru beroperasi selama dua tahun di Indonesia sebelum akhirnya ditutup. Dalam pengumuman resmi yang dirilis, PT Yihong menawarkan pesangon dan tunjangan hari raya (THR) bagi pekerja yang menerima pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, bagi mereka yang menolak tawaran tersebut, harus menunggu proses hukum yang akan ditetapkan pada Senin, 17 Maret 2025.
Usai penutupan pabrik, sejumlah pekerja terlihat kembali berdemo di depan Kantor Bupati Cirebon, mendesak agar pabrik bisa dibuka kembali dan mempekerjakan mereka. “Sangat merugikan. Kami semua ini tulang punggung,” ungkap salah satu buruh yang terlibat dalam aksi demonstrasi tersebut.
PT Yihong Novatex memiliki lima pabrik, dengan dua di Vietnam, dua di Tiongkok, dan satu di Indonesia yang kini diperkirakan akan dipindahkan ke negara lain jika situasi tidak membaik.
(Red)













